Kursus Digital Marketing: Public Speaking untuk Live Streaming UMKM
- Description
- Curriculum
- FAQ
- Reviews
Live streaming telah menjadi salah satu ruang pemasaran digital yang sangat penting bagi UMKM. Namun dalam praktiknya, banyak pelaku usaha masih menganggap live hanya sebagai aktivitas tampil di depan kamera dan menawarkan produk. Akibatnya, live sering berjalan tanpa arah, tanpa struktur komunikasi yang jelas, dan tanpa kemampuan berbicara yang cukup untuk membangun kepercayaan audiens. Kursus ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan yang memadukan digital marketing dan public speaking secara praktis.
Kursus ini dirancang khusus untuk membantu peserta memahami bahwa keberhasilan live streaming tidak hanya ditentukan oleh produk yang dijual, tetapi juga oleh cara produk itu dikomunikasikan. Peserta akan belajar bagaimana membangun mindset yang tepat tentang live streaming, bagaimana berbicara dengan lebih percaya diri di depan kamera, bagaimana menyusun alur komunikasi yang terstruktur, bagaimana menjelaskan produk dengan menarik, bagaimana menggunakan storytelling untuk memperkuat pesan, bagaimana membangun interaksi yang hidup dengan audiens, hingga bagaimana melakukan closing yang lebih efektif.
Pembelajaran dalam kursus ini tidak berhenti pada teori. Setiap modul disusun dengan orientasi praktik, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dilatih untuk menerapkannya dalam simulasi live streaming yang mendekati kondisi nyata. Di akhir program, peserta juga dibimbing untuk mengevaluasi performa live, membaca insight dari respons audiens, dan menyusun rencana perbaikan yang realistis agar kemampuan live selling terus berkembang.
Kursus ini sangat relevan bagi pelaku UMKM, seller marketplace, pemilik brand rumahan, content creator bisnis, pendamping UMKM, maupun siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi dalam live streaming untuk tujuan promosi dan penjualan. Dengan mengikuti kursus ini, peserta diharapkan tidak hanya lebih berani tampil, tetapi juga lebih terarah, lebih komunikatif, dan lebih siap menjadikan live streaming sebagai kanal pemasaran yang produktif.
-
2Pengantar Modul 1
-
3Bab 1 Memahami Live Streaming dalam Ekosistem Digital Marketing
-
4Bab 2 Mengapa Public Speaking Menjadi Kunci dalam Live Streaming
-
5Bab 3 Perbedaan Live Streaming, Konten Biasa, dan Presentasi Formal
-
6Bab 4 Mengubah Pola Pikir: Dari Sekadar Jualan Menjadi Membangun Kepercayaan
-
7Bab 5 Kesalahan Pola Pikir yang Sering Terjadi Saat UMKM Mulai Live
-
8Tugas Praktik Modul 1
-
9Pengantar Modul 2
-
10Bab 1 Memahami Karakter Berbicara di Depan Kamera
-
11Bab 2 Mengelola Suara: Intonasi, Artikulasi, dan Tempo
-
12Bab 3 Bahasa Tubuh dan Ekspresi di Depan Kamera
-
13Bab 4 Mengatasi Grogi dan Blank Saat Live
-
14Bab 5 Membangun Kehadiran (Presence) yang Meyakinkan
-
15Tugas Praktik Modul 2
-
16Pengantar Modul 3
-
17Bab 1 Memahami Sumber Rasa Grogi saat Live Streaming
-
18Bab 2 Mengelola Pikiran: Mengubah Cara Pandang terhadap Live
-
19Bab 3 Teknik Praktis Mengatasi Grogi saat Akan dan Sedang Live
-
20Bab 4 Membangun Percaya Diri melalui Kebiasaan dan Konsistensi
-
21Bab 5 Dari Takut Tampil Menjadi Siap Tampil
-
22Tugas Praktik Modul 3
-
23Pengantar Modul 4
-
24Bab 1 Mengapa Live Streaming Membutuhkan Struktur Bicara yang Jelas
-
25Bab 2 Hook: Menarik Perhatian Audiens dalam Detik-Detik Awal
-
26Bab 3 Problem: Menghubungkan Produk dengan Kebutuhan Audiens
-
27Bab 4 Solution: Menjelaskan Produk sebagai Jawaban yang Relevan
-
28Bab 5 Proof: Membangun Kepercayaan dengan Bukti dan Penguat Keyakinan
-
29Bab 6 Closing: Mengarahkan Audiens untuk Bertindak
-
30Bab 7 Menyatukan Hook, Problem, Solution, Proof, dan Closing dalam Alur Live
-
31Tugas Praktik Modul 4
-
32Pengantar Modul
-
33Bab 1 Mengapa Banyak Penjelasan Produk Terasa Datar dan Tidak Meyakinkan
-
34Bab 2 Mengubah Fitur Menjadi Manfaat: Dari Informasi ke Nilai
-
35Bab 3 Membuat Penjelasan Lebih Konkret, Bukan Umum dan Mengambang
-
36Bab 4 Menjelaskan Produk dari Sudut Pandang Audiens, Bukan Hanya Penjual
-
37Bab 5 Menonjolkan Keunggulan Produk tanpa Terdengar Berlebihan
-
38Bab 6 Menghidupkan Penjelasan dengan Demonstrasi, Perbandingan, dan Situasi Nyata
-
39Bab 7 Menjaga Penjelasan Tetap Ringkas, Fokus, dan Mudah Diikuti
-
40Tugas Praktik Modul 5
-
41Pengantar Modul 6
-
42Bab 1 Mengapa Cerita Sangat Kuat dalam Live Streaming
-
43Bab 2 Memahami Peran Storytelling dalam Proses Menjual
-
44Bab 3 Jenis-Jenis Cerita yang Efektif untuk Live Selling
-
45Bab 4 Struktur Cerita yang Singkat, Jelas, dan Tidak Bertele-tele
-
46Bab 5 Menggunakan Cerita untuk Membangun Kedekatan dan Kepercayaan
-
47Bab 6 Kesalahan Umum dalam Storytelling Saat Live Selling
-
48Bab 7 Mengintegrasikan Storytelling ke dalam Alur Live Selling
-
49Tugas Praktik Modul 6
-
50Pengantar Modul 7
-
51Bab 1 Memahami Makna Interaksi dan Engagement dalam Live Streaming
-
52Bab 2 Menyapa Audiens dengan Hangat, Cepat, dan Terarah
-
53Bab 3 Mengajak Audiens Berinteraksi tanpa Terdengar Memaksa
-
54Bab 4 Membaca dan Merespons Komentar secara Strategis
-
55Bab 5 Menjaga Energi Live Tetap Hidup dari Awal sampai Akhir
-
56Bab 6 Mengelola Audiens yang Aktif, Pasif, dan Beragam
-
57Bab 7 Mengubah Interaksi Menjadi Kepercayaan dan Peluang Penjualan
-
58Tugas Praktik Modul 7
-
59Pengantar Modul 8
-
60Bab 1 Memahami Fungsi Closing dalam Live Selling
-
61Bab 2 Mengapa Audiens Sering Tertarik tetapi Tidak Segera Bertindak
-
62Bab 3 Unsur-Unsur Closing yang Efektif
-
63Bab 4 Merancang Call to Action yang Jelas, Sederhana, dan Mudah Diikuti
-
64Bab 5 Menggunakan Urgensi dan Kelangkaan secara Etis dan Meyakinkan
-
65Bab 6 Mini Closing: Melakukan Closing Berkali-kali tanpa Terdengar Membosankan
-
66Bab 7 Menutup Live dengan Kuat, Ringkas, dan Tetap Elegan
-
67Tugas Praktik Modul 8
-
68Pengantar Modul 9
-
69Bab 1 Mengapa Simulasi Menjadi Jembatan antara Teori dan Performa Nyata
-
70Bab 2 Menyiapkan Simulasi: Produk, Tujuan, dan Skenario Live
-
71Bab 3 Menggabungkan Struktur Bicara ke dalam Alur Live yang Mengalir
-
72Bab 4 Mengelola Interaksi, Komentar, dan Perubahan Situasi saat Simulasi
-
73Bab 5 Menjaga Keseimbangan antara Naskah, Spontanitas, dan Kehadiran Diri
-
74Bab 6 Melakukan Evaluasi Setelah Simulasi: Apa yang Sudah Kuat dan Apa yang Perlu Diperbaiki
-
75Bab 7 Membangun Kebiasaan Latihan Bertahap Menuju Live yang Lebih Profesional
-
76Tugas Praktik Modul 9
-
77Pengantar Modul 10
-
78Bab 1 Mengapa Evaluasi Menjadi Kunci Pertumbuhan dalam Live Streaming
-
79Bab 2 Apa Saja yang Perlu Dievaluasi Setelah Live Streaming
-
80Bab 3 Membaca Respons Audiens sebagai Sumber Insight yang Bernilai
-
81Bab 4 Membedakan Antara Data, Perasaan, dan Fakta Lapangan
-
82Bab 5 Menemukan Pola Kekuatan dan Kelemahan Diri dalam Live Streaming
-
83Bab 6 Menyusun Rencana Perbaikan yang Realistis dan Berkelanjutan
-
84Bab 7 Menjadikan Evaluasi sebagai Kebiasaan Profesional, Bukan Beban
-
85Tugas Praktik Modul 10